Putri Dorothy

Pernah mendengar negeri Dodo? Jauh. Jauh sekali letaknya dari tempat tinggal kita. Jaraknya kira-kira lima belas kali bolak-balik dari Bumi ke Mons Huygens.

Di negeri itu, ada seorang putri yang tomboy. Dia terkenal anti-mengenakan rok, apalagi gaun berenda. Wah, bisa-bisa ibu kota negeri Dodo hujan petir seharian jika sang putri dipaksa memakai gaun. Dia bisa menangis kencang saking kesalnya. Tangisnya bisa memicu terbentuknya awan-awan cumulonimbus di atas negeri Dodo.

Putri tomboy tersebut bernama Dorothy. Putri Dorothy sangat pintar. Dia hampir bisa melakukan banyak hal bersamaan. Seperti mengetik sambil makan rujak buah? bisa. Membersihkana meja belajar sambil menerbitkan info 19 juta lowongan kerja untuk rakyatnya? bisa. Memasak sambil menghitung efisiensi Rencana Anggaran Belanja Negeri Dodo? Juga bisa.

Kekuatan super Putri Dorothy ini berasal dari keempat tangannya. Ya, Putri Negeri Dodo itu memang memiliki empat tangan. Dua tangan selayaknya tangan-tangan kita di Bumi. Lalu, dua tangan tambahan lainnya tumbuh saat ia berusia lima tahun. Sebenarnya aku tidak tahu kapan tepat tangan tambahan itu muncul.

Baru-baru ini disiarkan bahwa sedang dicari pangeran untuk menjadi pendamping sang puteri. Salah satu kriterianya adalah “berkapasitas melepaskan tangan tambahan putri tanpa rasa sakit”.

Wah, aku penasaran kenapa tangan super itu mesti dilepas?

Saat sedang membaca salah satu postingan di akun resmi negeri Dodo, ada salah satu komentar yang tertulis begini, “Setuju! Kami akan tetap menyayangi Putri Dorothy meski tangan tambahan super yang mengurangi separuh umurnya akan menghilang setelah menikah nanti.