ELSHINTA

Aku suka kamar Mbah. Rapi, bersih. Seprainya halus. Kalau siang dingin, kalau malam hangat.

Aku juga suka mata Mbah yang menyipit saat tertawa sambil bilang, “Walau Mbah ini matanya sudah rabun, tapi masih tahu berita Indonesia, nduk.” Itu kata-kata mbah jika kami sedang mendengarkan radio.

Mbah lalu bercerita tentang daerah-daerah yang disebutkan oleh penyiar. Tentang suasana dan jalanannya. Apa yang terkenal di sana. Ada Blitar. Ada Garum. Aku sibuk berbaring di kasur, sambil mendengarkan dan bertanya.

Biasanya siaran radio yang didengar macam-macam. Tapi favoritku adalah “Elshinta, News and Talk.”